Jumat, 25 April 2014

Direct and Indirect



DIRECT AND INDIRECT SPEECH

Direct and Indirect Speech, Which we are also familiar with another term that is Reported Speech. Direct Speect is a sentence spoken directly by the speaker and if the sentence is written will be quoted. While Indirect Speech is a phrase that we report to others indirectly and without any commas
Example:
Reporting verb: Tono says,
Reported words ”I’m very good at English”
Tense yang harus kita perhatikan dalam pola ini yaitu:
Direct Speech:
Simple Present Tense
Present Continuous Tense
Present Perfect Tense
Present Perfect Continuous Tense
Simple Past Tense
Simple Future Tense
Future Continouos Tense
Conditional
Indirect Speech:
Simple Past Tense
Past Continuous Tense
Past Perfect Tense
Past Perfect Continuous Tense
Past Perfect Tense
Past Future Tense/Conditional
Past Future Continuous Tense (Conditional Continuous)
Conditional
If the reported speech related to general truths or facts that have become habits, or the simple present indefinite present in reported speech are not converted into the corresponding past tense, but remain exactly as they are,
Example:
He said, “The sun rises in the east” → He said that the sun rises in the east.
PERUBAHAN ADVERB OF TIME (KETERANGAN WAKTU) YANG PERLU DIPERHATIKAN:
Direct  :                                               Indirect :
Now                                        →        Then
Today                                      →        That day
Tonight                                    →        That night
This week                                →        That week
Yesterday                                →        The day before
The day before yesterday       →        Two days before
Last night                                →        The night before
Last week/year                        →        The previous week/year
A year ago                               →        A year before/The previous year
Three years ago                       →        Three years before
Tomorrow                               →        The next day/The following day
The day after tomorrow          →        In two day’s time/The following day
Next week/year                       →        The following week/year
On Sunday                              →        On Sunday
Here                                        →        There
This book                                →        The book
This                                         →        That
These                                       →        Those
Over there                               →        Over there
*etc.
PERUBAHAN-PERUBAHAN AUXILIARIES (KATA BANTU) YANG HARUS DIPERHATIKAN:
Can      →        Could
May     →        Might
Might  →        Might
Must    →        Would have to (kegiatan yang akan datang)/had to (keharusan yang biasa)
*etc.
Example:
The man said, “I must mend the wall next week”
The man said that he would have to mend the wall the following week.
Pria itu mengatakan bahwa dia harus memperbaiki dinding minggu berikutnya.
The girl said, ” I must wash my hands before eating”
The girl said that she had to wash her hands before eating.
Gadis itu berkata bahwa dia harus mencuci tangannya sebelum makan.
*etc.
Direct and Indirect Speech there are 3 kinds:
1. Statement (Statement) that use "that"
He said, “we will go to Singapore tomorrow”
He said that they would go to Singapore the next day.
Bob said, ” I’m a university student”
Bob said that he was a university student.

2. Command (Command) adding the word "to" as a liaison with the reported sentence report. "Not to" the negative command.
He told me, “wait for me !”
He told me to wait for him.
She told me, “don’t cheat anymore !”
She told me not to cheat anymore.

3. Question (FAQ) if the sentence of the type "yes or no question", then the form of a report using if or Whether.
Ina asked me, “Do you really love me?”
Ina asked me if/whether I really loved her.
Mixed type:
Example:
Anton asked me, “what’s happening to you ? You look so pale”
Anton asked me what was happening to me as I looked so pale.
Catatan: Past Tense kadang-kadang tidak berubah dalam percakapan.

EXAMPLE DIRECT AND INDIRECT SPEECH :
1.      D : She says to her friend, “ I have been reading “
I : She says to her friend that he has been reading
2.      D : He will say, “ The girl wasn’t ugly “
I : He will tell them that the girl wasn’t ugly
3.      D : Reza said, “ I’m very sleepy “
I : Reza said that he was very sleepy
4.      D : He has told you, “ I am writing “
I : He has told you that he is writing
5.      D : Mother said to her son, “ study hard “
I : Mothe advised her son to study hard
6.      D : My friend said to me, “ I don’t like football “
I : My friend said to me that he didn’t like football
7.      D : She said, “ I didn’t go to campus
I : She said that she hadn’t gone to campus this morning
8.      D : Rikza says, “ I have seen that movies “
I : Rikza says that she has seen that movies
9.      D : Mother asked her, “ Don’t go there alone “
I : Mother asked her not to go there alone
10.  D : Father asked robi, “ Don’t smoke too much “
I : Father asked robi not to smoke too much



Referensi:

Jack, Saharuddin Hasan. 2003. The Easiest Way of Comprehending English Grammar. Jakarta : Batavia Press
Djauhari, Imam D. 1996. Mastery on English Grammar. Surabaya : Indah Surabaya
http://irena040506.wordpress.com/2010/05/21/direct-and-indirect-speech/
 
http://wantosakti.wordpress.com/category/ug-softskill/

Selasa, 24 Desember 2013

Tugas3 Manusia dan keadilan & manusia dan pandangan hidup



Manusia dan Keadilan
Manusia dan keadilan adalah sebuah antar keterkaitan dalam hidup yg mendasari pd sebuah keharusan manusia dalam menegakkan sebuah keadilan .
Dimana setiap diri manusia pasti terdapat suatu dorongan atau keinginan untuk berbuat jujur namun terkadang untuk melakukan kejujuran itu sangatlah sulit dan banyak kendala nya yang harus di hadapi, seperti keadaan atau situasi, permasalahan teknis hingga bahkan sikap moral.
Manusia dan pandangan hidup
Manusia dan pandangan hidup adalah satu di antara beberapa materi pokok ilmu yang terkandung dalam Ilmu Budaya Dasar. Ilmu Budaya Dasar atau yang identik dengan istilah Basic Humanities itu sendiri dimaksudkan agar dengan kondisi kehidupan masyarakat kita yang demikian heterogen diharapkan seseorang menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya, dan lebih halus.
Menurut Koentjoroningrat, sebagai salah satu pokok bahasan dalam Ilmu Budaya Dasar, pandangan hidup mengandung pengertian yang mendasar yakni bahwa Pandangan Hidup adalah nilai – nilai yang dianut oleh suatu masyarakat yang dipilih secara selektif oleh para individu dan golongan di dalam masyarakat.


Tugas2 Manusia dan cinta kasih & Manusia penderitaan



Manusia dan cinta kasih
 Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih, artinya perasaan sayang atau cinta atau sangat menaruh belas kasihan. Dengan demikian cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan .
Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai.
Manusia dan Penderitaan
Manusia dan penderitaan pd hakikatnya merupakan sebuah keterkaitan satu sama yg mempunyai menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia .
  Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu pristiwa  yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain.
By Yudha

Pengertian ilmu budaya dasar & Maanusia dan kebudayaan



Pengertian Ilmu budaya dasar
Ilmu budaya dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat membcrikan pengetahuan dasar dan pengcrtian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah dan kebudayaan.
Secara sederhana Ilmu budaya dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari bahasa Inggris “The Humanities”. Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya.

Manusia dan kebudayaan
 Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tidak  bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa.
Jadi secara umum dapat diartikan sebagai “segala sesuatu yang dihasilkan oleh akal budi (pikiran) manusia dengan tujuan untuk mengolah tanah atau tempat tinggalnya, atau dapat pula diartikan segala usaha manusia untuk dapat melangsungkan dan mempertahankan hidupnya di dalam lingkungannya.”.
http://sanusiadam79.wordpress.com